Kamis, 30 Oktober 2014

Selamat Membaca

SISTIM ANALISA TUGAS BAB 3

SISTEM ANALIS



Identify  (mengidentifikasi masalah )        Mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem. Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan untuk dipecahkan. Masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari system tidak dapat dicapai. Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan oleh analis sistem adalah mengidentifikasi terlebih dahulu masalah-masalah yang terjadi.

 Understand (memahami sistem kerja )
     Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi. Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian. Bila di tahap perencanaan sudah pernah diadakan penelitian, sifatnya masih penelitian pendahuluan (preliminary survey). Sedangkan pada tahap analisis sistem, penelitiannya bersifat penelitian terinci (detailed survey).
 1. Menentukan Jenis Penelitian
     Jenis penelitian perlu ditentukan untuk masing-masing titik keputusan yang akan diteliti. Jenis     penelitian tergantung dari jenis data yang diperoleh, dapat berupa data tentang operasi sistem, data   tentang perlengkapan sistem, pengendalian sistem, atau I/O yang digunakan oleh sistem.

2. Merencanakan Jadual Penelitian
    Supaya penelitian dapat dilakukan secara efisien dan efektif, maka jadual penelitian harus direncanakan terlebih dahulu yang meliputi :

    Dimana penelitian akan dilakukan
    Apa dan siapa yang akan diteliti
    Siapa yang akan meneliti
    Kapan penelitian dilakukan


3. Membuat Penugasan Penelitian
     Setelah rencana jadual penelitian dibuat, maka tugas dilanjutkan dengan menentukan tugas dari masing-masing anggota tim analis sistem, yang ditentukan oleh koordinator analis sistem melalui surat penugasan dengan menyertakan lampiran kegiatan penelitian yang harus dilakukan.

4. Membuat Agenda Wawancara
     Sebelum wawancara dilakukan, waktu dan materi wawancara perludidiskusikan. Rencana ini dapat ditulis di agenda wawancara dan dibawa selama wawancara berlangsung. Tujuannya adalah supaya wawancara dapat diselesaikan tepat pada waktunya dan tidak ada materi yang terlewatkan.

5. Mengumpulkan Hasil Penelitian
Fakta atau data yang diperoleh dari hasil penelitian harus dikumpulkan sebagai suatu dokumentasi sistem lama, yaitu :

    Waktu untuk melakukan suatu kegiatan
    Kesalahan melakukan kegiatan di sistem yang lama
    Pengambilan sampel
    Formulir dan laporan yang dihasilkan oleh sistem lama
    Elemen-elemen data
    Teknologi yang digunakan di sistem lama
    Kebutuhan informasi pemakai sistem / manajemen


Analis sistem perlu mempelajari apa dan bagaimana operasi dari sistem yang ada sebelum mencoba untuk menganalisis permasalahan, kelemahan dan kebutuhan pemakai sistem untuk dapat memberikan rekomendasi pemecahannya. Sejumlah data perlu dikumpulkan, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang ada, yaitu wawancara, oberservasi, daftar pertanyaan dan pengambilan sampel.

Analyze (menganalisa sistem)

Langkah ini dilakukan berdasarkan data yagn telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Berdasarkan pertanyaan dan kriteria ini, selanjutnya analis sistem akan dapat melakukan analis dari hasil penelitian dengan baik untuk menemukan kelemahan dan permasalahan dari sistem yang ada  


Penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan :

  •   Apa yang dikerjakan ? 
  • Bagaimana mengerjakannya ? 
  • Siapa yang mengerjakan
  • Dimana dikerjakan ?

Menganalisis kelemahan sistem sebaliknya dilakukan untuk menjawab pertanyaan : 

  • Mengapa dikerjakan ?
  • Perlukah dikerjakan?
  • Apkah telah dikerjakan dengan baik ?
  Report, membuat laporan hasil analisis
   Pelaporan bahwa analisis telah selesai dilakukan
Meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen , Meminta pendapat-pendapat dan saran-saran dari pihak manajemen Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan Selanjutnya   Akurat berarti valid, yaitu data tersebut benar-benar mengukur dengan sebenarnya apa yang harus diukur. Misalnya, data tentang jumlah kemiskinan harus dapat menggambarkan kemiskinan yang ada di daerah tersebut.
    Data yang akurat tidak hanya diartikan dari sisi pengadaannya, melainkan juga dari sisi penyajiannya, yaitu bagaimana data tersebut ditampilkan. Oleh karena itu, perlu ada format standar.
Laporan hasil analisis diserahkan ke Panitia Pengarah (Steering Committee) yang nantinya akan diteruskan ke manajemen. Pihak manajemen bersama-sama dengan panitia pengarah dan pemakai sistem akan mempelajari temuan-temuan dan analis yang telah dilakukan oleh analis sistem yang disajikan dalam laporan ini.

Tujuan utama dari penyerahan laporan ini kepada manajemen adalah :

  •  Analisis telah selesai dilakukan
  •  Meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen
  •  Meminta pendapat dan saran dari pihak manajemen
  • Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya (dapat berupa meneruskan ke tahap disain sistem atau menghentikan proyek bila dipandang tidak layak lagi)
  •  Semua hasil yang didapat dari penelitian perlu dilampirkan pada laporan hasil analisis ini, sehingga manajemen dan user dapat memeriksa kembali kebenaran data yang telah diperoleh.


Rabu, 29 Oktober 2014

Selamat Membaca

DATA BASE MANAGEMENT SYSTEM ( DBMS )

Data Base Management System (DBMS) / Sistem Manajemen Basis Data (SMB)

DBMS yaitu program komputer yang di gunkan untuk memasukan , mnegubah , menghapus, memodifikasi dan memperoleh data / informasi dengan mudah

Kelebihan DBMS
  •  Keperaktisan
  • Kecepatan
  • Mengurangi kemajuan
  • Up to date 
Keuntungan dalam pengunaan DBMS :
  •  Pemusatan kontrol data , DBMS dapat di kontrol dengan 1 orang atau kelompok memiliki kualitas keamanan dan pengguna serta dapat menjaga keseimbangan konflik dalam persyaratan data dan integritas data dapat terjaga .
  • Dapat memakai data bersama, data informasi dapat di gunakan lebih efektif dengan pemakai beberapa user.
  • Kemudaan dalam pembuatan aplikasi baru
  • Pemakaian secara langsung . DBMS menyediakan interface yang memudahkan pengguna dalam mengola data 
  • Dapat mengontrol data yan berlebihan , untuk menurunkan tingkat redudancy dan pengolaan proses pembaruan data maka di perlukan DBMS data  agar tidak terjadi kerangkapan data .
  • User View Dapat terjadi basis data yang diakses sama , maka DBMS mengatur interface yang berbeda dan disesuaikan dengan pemahaman tiap user bais data sesuai kebutuhan .

 Kelemahan DBMS adalah:
a. Biaya mahal
b. Sangat komplek ,mudah terjadi kesalahan
c.Resiko data yang terpusat

Fungsi DBMS

1. Data Definition, DBMS harus dapat mengola pendifinnisian data
2. Data Manipulation ,DBMS  harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses    data
3.  Data Security & Integrity , DBMS harus dapat memeriksa security dan Integrity data yang di definisikan oleh DBA
4. Data Recovery & Concurency , DBMS harus dapat menangani kegagalan - kegagalan pengakses database  yang dapat disebabkan oleh kesalahan sistem ,kerusakan disk ,dan lain - lain
5. Data Dictionary , DBMS harus dapat menyediakan data dictionary
Performance , DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi yang efesien.    
 Komponen DBMS
1.  Query prosesor
2. Database manager
3. File Manager
4. DML prosessor
5. DDL compiler
6. Dictionaru Manager
  Contoh SQL(structured Query Laguage)  merupakan bahasa standar yang banyak di gunkana oleh aplikasi - aplikasi DBMS

Skema dan Intal Basis Data
Skema basis data yaitu diskripsi dari basis data yang dapat di rancang dengan sepesifikasi nya namun tidak dapat di rubah setiap saat , skema beriei detail deskripsi basis data
Sekelompok Data kumpulan dari baris rekaman dan tersimpan dalam basis data  dapat di sebut instansi atau kejadian.

 Arsitektur DBMS
Arsitektur tiga skema (three-schema architecture) yang berfungsi  untuk memisahkan antara basis data fisik dengan program aplikasi user .
a).  Level Internal
yaitu deskripsi struktur penyimpanan basis data , dapat menidentifikasi secar detail penyimpanan dat dalam basis dat  dan pengaksesan data .
b). Level Konseptual
yaitu Deskripsi struktur basis data secara keseluruhan untuk semua pemakai .
c) Level  Ekternal
 mengidentifikasi pandangan data terhadap sekelompok user dengan menyembunyikan dat lain yang tidak di perlukan oleh user tersebut .
Keuntungn arsitektur ini antara lain :
a) Perubahan skema konseptual
b) Perubahan skema internal
c) Perubahan  skema eksternal




Perbedaan Traditional file management (FMS ) dengan Database M anagement System(DBMS)

Traditional file management (FMS)
1.Bersifat program oriented
2. Bersifat kaku
3. Terjadi krangkapan data , data inkonsisten

Database file management (DBMS)
1. Bersifat dat oriented
2. Bersifat luwes / fleksibel
3. Kerangkapan data serta keselarasan data daat di kontrol

  Data Independence
Memiliki kelebihan salah satu sitem database  diman DBA dapat berubah struktur storage  & strategi akses dalam pengembangan sistem datbase tanpa mengangu aplikasi - aplikasi yang sudah ada.

 1) Tingkatan dat ainsependence yaitu : perubahan internal schema dapat di lakukan tanpa menggangu conseptual schema
  2) Logical da independence yaitu : Conceptual schema dapat di rubah tanpa mempengaruhi ekternal schema.

  



Selamat Membaca

MODEL DATA


MODEL DATA
(sistem Menejemen Basis data )


A. Model data konseptual (high level) menyajikan konsep memandang atau memperlakukan data ,dalam model ini terdapat 3 konsep data penyajian data :

  • Entity : (entitas)  suatu konsep  dunia nyata yang keberadaannya secara ekspilisit  dan di definisikan dan di simpan dalam basis data .
  • Atribute : (atribut) Suatu keterangan ysng menjelaskan karakteristik dari suatu entitas
  • Relationship : Hubungan antara satu entitas dengan yang lain
B. Model data fiskal (low lavel ) menyimpan data deskripsis detail di dalam computer dengan menyajikan informasi lengkap dan jalur pengaksesan data yang efesien.
C. Model data implementasi (representational) yaitu konsep penyimpanan deskripsi data dengan menyembunyikan sebagian detail data sehingga user dapat di simpan di dalam computer dan merupakan model data yang di gunakan oleh model hirarki , jaringan dan relaisonal .  
Jenis - Jenis Model Data
1.       Objeck Based Data Model

2.       Record Based Data Model

3.       Physical Based Data Model

4.       Conceptual Based Data Model


1)      Object Based Data  Model  data berbasis objeck 
Entily Relationship model
Kumpulan data dalam basis data berdasarkan real word yang terdiri dari macam – macam objeck yang saling berhubungan dengan relasi antara objeck . ER-R Model yaitu ketentuan isi database aturan terpenting adalah Mapping Cardinslites , dapat mennetukan jumlah entity yang dapat di kaikan dengan entity lain nya melalui Relationship-set.

Di bawah ini gambaran elemen – elemen dalam Model E-R




Entitas yaitu mengidentifikasikan pengguna dalam lingkungan kerja, setiap entitas kelas memiliki atribut yang dapat menjelaskan karakeristik dan mengidentifikasi  dari ententitas , identifikasi bernilai unik dapat mempuyai nilai yang berbeda dan non unik dapat bernilai  sama  untuk setiap identifikasi nya,

. Perbedaan antara kelas entitas dan instansi entitas adalah sebagai berikut:

* Kelas entitas adalah kumpulan entitas dan dijelaskan oleh struktur atau format entitas di dalam kelas.

*  Instansi kelas merupakan bentuk penyajian dari fakta entitas.

 Entitas memiliki suatu hubungan (relationship) pada suatu  relasi dapat memiliki beberapa atribut dan jumlah  kelas entitas dalam suatu relasi disebut derajat relasi.

 Gambar di bawah ini merupakan contoh dari relasi berderajat dua dan relasi berderajat tiga


 
 
Contoh kasus ER-model



 

Relasi memiliki tiga tipe biner yaitu:

a.       One-to-one (1:1).

Hubungan terjadi bila setiap entitas hanya memiliki hubungan dengan intansi lain


b.      One-to-many (1:M).

Hubungan intansi dapat terjadi bila intansi entitas  memiliki lebih dari satu hubungan , tetapi tidak kebalikan nya

 

Memiliki relasi antara dua entitas dan hubungan terhadap entitasnya sendiri dan dapat mempunyai tipe biner 


Semantic Model
Sutau relasi antara objek dasar tidak dinyatakan dengan simbol tetapi menggunakan kata-kata (Semantic).

            Tanda-tanda yang menggunakan dalam semantic model adalah:


Contoh kasus Semantic model


2). RECORD BASED DATA MODEL


 record untuk menjelaskan kepada user tentang hubungan   logic antar data dalam basis data


PERBEDAAN DENGAN OBJECT BASED DATA MODEL


Pada record based data model digunakan untuk menguraikan struktur logika keseluruhan dari suatu database, juga digunakan untuk menguraikan implementasi dari system database


Terdapat 3 data model pada record based data model :

1.  Klasifikasi berdasarkan model data 
  Model data hirarki
Data dapat  disusun menurut struktur pohon yang merupakan bentuk lain dari
abstraksi data untuk basis data akademi ,Pada mode data hirarki, hubungan antar
entitas dinyatakan dalam satu – satu data .


2. Dalam model ini setiap entitas dapat mempunyai banyak induk dan banyak anak. Pada gambar menunjukkan entitas mata kuliah mempunyai dua induk, yaitu langsung berhubungan dengan Fakultas dan Dosen.  



Dalam gambar ini dapat di lihat  lebih sedikit terdapat data rangkap, namun lebih banyak terdapat hubungan antar entitas, sehingga akan menambah informasi hubungan yang harus disimpan dalam database

3. Model data Relasional
field dapat dijadikan kunci data ,  Data rekaman disusun dari nilai yang berhubungan (record). Baris-baris dapat membentuk tabel yang umunya tersimpan dalam satu berkas (file).


    model ini dapat mengunakan pencarian field dari suatu tabel atau banyak table yang dapat
dilakukan dengan cepat.



Beberapa Keuntungan menggunakan model ini adalah:

  •  model ini lebih mudah karena nilai data dalam tabel tidak ada pembatasan dalam berbagai proses pencarian data.
  •  model ini mempunyai latar belakang teori matematika
  • pengorganisasian model relasional sangat sederhana, sehingga mudah dipahami.
  •  Basis data yang sama biasanya dapat disajikan dengan lebih sedikit terjadi data rangkap (redudancy data).

 Beberapa kelemahan model ini: 

  •  Lebih sulit dalam implementasinya terutama untuk data dengan jumlah yang besar dan tingkat kompleksitasnya tinggi
  • Proses pencarian informasi lebih lambat, karena beberapa tabel tidak dihubungkan secara fisik. Dalam manipulasi data yang menggunakan beberapa tabel akan memerlukan waktu yang lama, karena tabel-tabel harus dihubungkan terlebih dahulu.

A.     DBMS terpusat dan terdistribusi mempuyai data simpan di media penyimpanan yang dapat di akses dari pusat yang tersebar di penyimpanan tiap pengguna (client) antara mengakses data secar dapat diakses secara langsung.
B.    Tujuan DBMS digunakan yaitu: 
> Tujuan umum (general purpose)  dapat di gunakan data sama menurut penggunanya contoh aplikasinya adalah DBASE, ORACLE,

   > Tujuan khusus (special purpose) di gunakan untuk keperluan tertentu , contoh aplikasinya adalah DBASE, ORACLE,


3.) PHYSICAL BASED DATA MODEL

Digunakan untuk menguraikan data pada internal level

      Beberapa model yang umum digunakan :

        Unifying model

        Frame memory


MAWAR

MAWAR

Mau tw tentang saya ?

Popular Posts

Translate